Senin, 29 Agustus 2016

Calmlet 2 mg adalah obat kalem antidepresi, anticemas yang mengandung kandungan zat medis Alprazolam paling tinggi di Indonesia hingga saat ini. Obat dengan tablet berwarna biru ini merupakan saingan utama dari obat ansietas alprazolam lainnya yang juga sama dalam satu rumpun keluarga benzodiazepin yaitu xanax xr buatan Pfizer Amerika Serikat.


Namun teramat disayangkan pada tahun 2013 yang silam, Badan POM (BPOM) telah menarik izin edar pendistribusian dari Calmlet 2 mg tersebut. Silahkan Anda download surat resmi izin tarik edar dari obat Calmlet 2mg yang ditembuskan oleh Direktur Jendral Binfar dan Alkes, silhkan klik tautan berikut. Izin tarik edar Calmlet 2 mg.

Calmlet 1 mg
Golongan obat  :
Alprazolam ; 1 mg dan 2 mg

Fungsi :
Gejala ansietas termasuk ansietas disertai gejala depresi, panik disorder dengan atau tanpa agoraphobia. Ansietas yang menyertai tekanan hidup sehari-hari biasanya tidak memerlukan obat ansiolitik, efektifitas pada penggunaan jangka panjang ( lebih dari 4 bulan ) tidak di ketahui.
 

Kontra Indikasi :
Penderita yang hipersensitif terhadap benzodiazepin, penderita glaukoma sudut sempit akut, penderita insufisiensi pulmonari akut.


Efek samping :
Mengantuk, kelemahan otot, ataksia, amnesia, depresi light headness, bingung halusinasi, blurred vision.


Yang jarang terjadi:
Perubahan berat badan, nervousness, gangguan memori/amnesia, gangguan koordinasi, gangguan gastrointestinal dan manifestasi autonomik, pandangan kabur, sakit kepala, depresi, insomnia, tremor.

Seperti benzodiazepin yang lain, dapat terjadi: stimulasi, agitasi, kesulitan berkonsentrasi, konfusi, halusinasi, serta peningkatan introkular.
Pernah dilaporkan pada gangguan benzodiazepin ansiolotik, seperti : distonia, iritablitas, anoreksia, fatique, gangguan bicara, jaundice, lemah otot, gangguan libido, irregularitas menstruasi, inkontinensia, retensi urin dan abnormal fungsi hati.


Peringatan dan Perhatian :
Pasien-pasien degan kecenderungan ketergantungan obat dan alkohol harus diberikan dengan sangat hati-hati, karena dapat meningkatkan resiko ketergantungan.
Tidak dianjurkan untuk pasien dengan diagnosa utama schizophrenia.
Seperti obat-obat CNS lainnya, pasien yang menggunakan Alprazolam Calmlet tidak dianjurkan mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
Tidak boleh digunakan pada wanita hamil atau menyusui.

Penggunaan Alprazolam Calmlet belum dipastikan pada depresi yang disertai psikiatri, pada gangguan bipolar atau pada depresi ‘endogeneus’ (seperti pada pasien depresi berat). Dianjurkan untuk memberikan dosis efektif terkecil untuk menghindarai berkembangnya ataksia atau sedasi yang berlebihan.

Hati-hati pemberian obat ini pada pasien gangguan fungsi ginjal dan hati, insufisiensi pulmonari kronik.

Keamanan dan efektifitas penggunaan pada anak-anak di bawah 18 tahun diketahui dengan pasti.

Interaksi obat
Golongan benzodiazepin termasuk Alprazolam Calmlet dapat meningkatkan efek CNS depresan bila digunakan bersamaan dengan obat-obatan psikotropik lain, antikonvulsan, antihistamin, etanol dan obat-obat lain yang mempunyai efek CNS depresan.


Diproduksi oleh
PT. Sunthi sepuri - Indonesia
TESTIMONIAL VERSI CALMLET


Untuk Info Pemesanan,
Segera Hubungi
(email) : infokliksaja@gmail.com

0 komentar:

RANCUPSIKOANALISA

Popular Posts

KLIK UNTUK MELIHAT DIAZEPAM

Free Retweets

TRACE & TRACKING

JUAL OBAT KALEM YOUTUBE

KLIK: Tanda-Tanda Schizophrenia ???

Free Traffic ist ein soziales Netzwerk.(Gratis) Kostenlos anmelden.